|
Seminar Internasional Ke-10 Dinamika Politik Lokal di Indonesia : ”Representasi Kepentingan Rakyat Pada Pemilu Legislatif 2009” SI ke Sepuluh kali ini, yang mengambil tema “Representasi Kepentingan Rakyat Pada Pemilu Legislatif 2009” akan dilaksanakan pada tanggal 28 sampai 31 Juli 2009 dengan mengambil tempat di Kampoeng Percik, Salatiga. Empat tema utama yang akan dibahas selama seminar tersebut adalah seperti terurai dibawah ini :
(1). “Philosopi, Teori, dan Makna Pemilu Legislatif 2009”, yang akan membahas pokok phenomena Pemilu Legislatif 2009 yang terkait dengan aspek teori Representasi Kepentingan Rakyat. (2). “Politik Representasi Komunikator”, yang akan membahas persepsi dan perilaku komunikator dalam Pemilu Legislatif 2009 serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Di sini akan banyak dibahas tentang strategi dan kegiatan yang dilakukan oleh komunikator, baik dari parpol, calon legislator, tim sukses, ataupun pendukung kelompok tertentu untuk merepresentasi kepentingan rakyat atau kepentingan sendiri. (3). “Pesan dan Representasi Kepentingan Rakyat”, yang akan membahas segala bentuk strategi, taktik dan wujud yang digunakan di dalam menyampaikan pesan kepada konstituen, beserta isi dari pesan yang dikemukakan oleh komunikator tersebut. (4). “Peran Rakyat dalam Merepresentasikan Kepentingannya, yang akan membahas tentang bagaimana, persepsi, sikap, perilaku, strategi, dan taktik dari rakyat di dalam merepresentasikan kepentingannya dalam semua proses Pemilu Legislatif 2009. Jumlah makalah yang masuk ke SC ada 112 makalah yang hampir sebagian besar merupakan hasil penelitian lapangan berkaitan dengan Pemilu Legislatif 2009. Sesudah melalui seleksi yang ketat dengan memperhatikan: kualitas makalah, penyebaran topik bahasan, penyebaran asal peserta, frekwensi keterlibatan dalam peristiwa SI yang pernah ada, dan pertimbangan teknis lain, maka pada akhirnya ada 37 makalah yang diundang untuk hadir dan mempresentasikan makalahnya. | Topik 1 Philosophi, Teori dan Makna Pemilu Legislatif | | Fathoni SH | Distorsi Kepentingan Rakyat dalam Demokrasi Perwakilan: Kasus Legitimasi Anggota Legislatif” | | Bilal Dewansyah | Implikasi Perubahan sitem Pemilu Terhadap Pola Hubungan Wakil Rakyat dan Rakyat: Mungkinkah Pergeseran Tipe Wakil Rakyat dari Partisan ke Trustee/Delegate/Politico | | Triyono Lukmantoro | Politik Penandaaan Kalangan Calon Anggota Legislatif Lokal | | Thita M Mazya | Jujur hancur, curang cemerlang | | Budi Ali Mukmin Sarumpaet & Ahmad Husni M | Menjauhi Demokrasi ala Penjahat (Money Politics dlm Pileg 2009 di Prov. Yg) | | Andreas Pandiangan | Telaah akan Rekayasa Representasi Kepentingan Rakyat di Pileg 2009 | | Laila Kholid A | Representasi Politik Perempuan: Analisis Teori dan Regulasi | | Cahyo Pamungkas | Pemilu 2009 dan Reproduksi Relasi Dominan | | Topik 2 Politik Representasi Komunikator | | M Ali Humaedi | Djawa Tengah Kotor: Reinkarnasi dan Kontestasi Politik-Agama dalam Kepentingan Dakwah Politik dan atau Politisasi Dakwah bagi masyarakat | | Aulia Hadi | Gemerlapnya Pariwara Politik: pertarungan Politik antara penguasa dan rakyat | | Alwin Khofidoh | Kaum Syarikat Islam (SI) memilih Perahu di Kab. Banjarnegara | | Suwardi Edraswara | Pileg di Yogyakarta: Taktik sengkuni, estetika semar, dan wahyu 23makutharama | | Samsul Bahri | Representasi Pemilih Pemula dalam Iklan Kampanye Partai Politik | | Wilson MA & Therik SE M Si | Kota Kupang, Kab. Rote Ndao dan Kab. Lembata | | Aloysius Gunadi Brata | Pesona (Palsu) Kebijakan Ekonomi Populis | | Purwanti Kusumaningtyas | Marginalized Women’s opinion about 2009 general election and the meaning of 30% Quota for women representatives in the legislative | | Topik 3 Pesan dan Representasi Kepentingan Rakyat | | Ruslan Rahman | Penggunaan Simbol-simbol Budaya dalam Kampanya Pilcaleg di Kota Bau2 | | Hasrul Hanif | Partai Politik dan Citra Kedermawanan Sosial dalam PEMILU 2009: Klientelisme Baru dalam Politik Kepartaian di Indonesia? | | Tasrifin Tahara | Pemilu Legislatif 2009 dan Kebangkitan Identitas Kelompok Marginal | | Widya Priyahita & Ulya Niami Efrina Jamson | Mengukur Keterwakilan Politik Remaja: Reflesi atas Kasus Yogyakarta | | Kisno Hadi | Pesan Politik dan Representasi Kepentingan Rakyat di Aras Lokal | | I Ngurah Suryawan | Jagoan Lokal, Satgas Parpol dan Politik Kekerasan Pemilu 2009 di Bali | | Ater Tjaja dan Sirayandris Botara | Representasi Kepentingan Rakyat atau Penguasa | | Agus Riewanto | Menggugat Representasi Kepentingan Rakyat pada Pileg 2009 | | Najib Husain | Analisis Preferensi Pemilih dan Tingkat Partisipasi Publik | | Topik 4. Peran Rakyat dalam Merepresentasikan Kepentingannya | | Novi Hendri & Hardi Putra Wirman | Menakar Peran Rakyat dalam Memrepresentasikan Kepentingan dalam Pemilu 2009 di Sumbar | | Jumhari | Representasi dan Politik Identitas di Kawasan Perbatasan: Studi Mengenai Orientasi Politik dan Pesan Sos Bud di Kab. Pasaman Barat Prop. SumBar | | Ninik Handayani | Pemilih dan Keputusan Pilihannya Pada Pemilu 2009 | | Arianti Ina R Hunga dkk | Why Women don’t vote for women | | Aditya Perdana | Relasi Parpol dan Civil Society dalam Demokrasi di Indonesia (1998 – 2009) | | Eka Vidya Putra | Pemaknaan Pemilu 2009 bagi Masyarakat Nagari | | Ariani Ratna Budianti | Representasi perempuan di desa Penyanga dalam pileg 2009 | | Selisnawati | Perbandingan Strategi Caleg Perempuan dalam Memenangkan Kursi di Parlemen | |