Monday, 11 December 2017
   

Statistik

Anggota: 33111
Berita: 128
Pranala: 3
Pengunjung: 4364854
.
KBKS-Ponpes Edi Mancoro PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Bernadetha Rorita Dewi   
Wednesday, 27 May 2009

Liputan KBKS :

”Dalanan Bareng ning Pesantren”

 
Komunitas ‘Kita Beda Kita Sama’ adalah program khusus untuk anak-anak usia TK – SD dari berbagai latar belakang agama, suku, etnis, dan lain-lain. Komunitas ini mempunyai beberapa program kegiatan yang merupakan wadah anak-anak untuk mengembangkan diri dengan tetap menghargai perbedaan yang ada. Disamping itu, komunitas ini diharapkan juga dapat mengoptimalkan seluruh potensi anak-anak, tentunya dengan mempertimbangkan keunikan dan perbedaan masing-masing anak.

Komunitas KBKS mengadakan acara Dolanan Bareng di Pondok Pesantren Edi Mancoro-Gedangan, pada Hari Minggu, 17 Mei 2009, kegiatan tersebut mengambil tema ”Dolanan Bareng ning Pesantren”. Permainan (dalam bahasa Jawa: ”dolanan”) tradisional yang dipilih adalah Gobak Sodor dan Betengan. Disinilah para Pendamping Komunitas KBKS yang pernah mengalami fase bermain permainan tradisional ini ingin memperkenalkan atau malah mengingatkan kepada anak-anak bahwa ada permainan yang dilakukan secara berkelompok yaitu ada kerjasama yang dibutuhkan dalam memainkan permainan ini, serta berupaya melestarikan kembali permainan tradisional yang hampir dilupakan. Tapi sayang rencana permainan outdoor ini harus dibatalkan karena cuaca yang tidak bersahabat (hujan) dan digantikan dengan permainan indoor yang cukup menarik juga.

Kelompok yang ikut serta aktif untuk memeriahkan acara ini datang dari Kelompok Tarbiyatul Banin wal Banat (TBB) Edi Mancoro-Gedangan, Kelompok Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Roudlotul Qur’an-Klaseman, Sekolah Minggu GKJ Salatiga, Kelompok Sekolah Minggu GKJ Sidomukti, Kelompok Belajar Cemara, dan beberapa anak dari kelompok lain yang diajak oleh salah seorang pendamping. Dan berdasarkan daftar registrasi yang diedarkan jumlah peserta yang hadir dalam acara ini adalah 69 orang, terdiri dari 49 anak-anak dan yang dewasa (sebagai pendamping) 20 orang.

Acara dikemas sedemikian rupa oleh para pendamping supaya anak-anak tidak merasa cepat bosan, begitu pula untuk pendamping tentunya, agar para pendamping tidak kelihatan ”loyo” dalam mengemas acara dan mengajak anak-anak untuk bermain. Disini pendamping ikut serta dalam setiap permainan, selain ikut serta memeriahkan acara, juga memberi semangat kepada anak-anak. Lagu mars KBKS dinyanyikan dengan suara lantang mengawali acara,

 

Marilah kawan kita bersalaman

Kita bersaudara meski kita beda

Kita memang beda tapi kita sama

Perbedaan itu anugerah Tuhan

(Note lagu Lihat Kebunku)

 

dipimpin oleh salah seorang pendamping. Kemudian kelompok sekolah minggu melanjutkan dengan menyanyikan lagu ”Happy ya ya ya”, sambil menggerakkan badan yang mengundang teman-teman lain untuk tersenyum atau malah ada yang tertawa terpingkal-pingkal karena melihat satu dua orang bernyanyi sambil bergerak lucu, dilanjutkan dari kelompok TPQ menyanyikan lagu dengan judul ”10 Malaikat”, kemudian dari Kelompok Belajar Cemara menyanyikan lagu ”Balonku Ada Lima”.

 
 Sebelum permainan indoor dimulai, ada acara fieldtrip mengunjungi Kompleks Pondok Pesantren Edi Mancoro yang di-guide oleh kang Arif (salah seorang santri Pondok Pesantren Edi Mancoro - Gedangan). Kang Arif memperlihatkan pondok tempat para santri belajar mengaji, tempat para santri tidur, dan tempat aktifitas yang lain. Kemudian peserta diajak juga ke lokasi masjid, dan saat itu bertepatan dengan waktu teman-teman yang muslim untuk sholat ashar, maka peserta yang non-muslim berkesempatan untuk melihat ritual teman-teman yang akan melakukan sholat, seperti mereka wudhu dahulu di tempat kolam air yang luas, kemudian masuk ke dalam masjid untuk sholat. Untuk para santri putri memakai rukhuh (baju khusus untuk sholat kaum putri), karena rukhuh yang tersedia terbatas maka mereka bergantian. Selama fieldtrip muncul beberapa pertanyaan dari 

anak-anak, tentunya pertanyaan datang dari mereka yang non muslim, seperti, ada berapa santri di Pondok Pesantren Edi Mancoro? Apakah Kyai itu?Siapakah Kyai di Pondok Pesantren Edi Mancoro? Lalu kenapa sebelum sholat harus wudhu dahulu? Kenapa setiap masuk ke ruang suci harus lepas alas kaki? Pertanyaan-pertanyaan itu dijawab oleh kang Arif dengan ringkas dan jelas.

Setelah acara fieldtrip, anak-anak kembali ke dalam ruang aula untuk melanjutkan acara dengan permainan indoor. Tentunya lagu mars KBKS dinyanyikan lagi bersama-sama. Kemudian mulailah dengan permainan berjalan sambil bernyanyi membentuk lingkaran besar dan berhenti untuk membuat satu kelompok kecil, permainan ini diulang untuk beberapa kali, kemudian dilanjutkan dengan permainan kapal perang. Didalam permainan kapal perang ini dibentuk kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 10 orang. Ada 6 kelompok yang terbentuk dan setiap kapal perang mempunyai nama (ada yang mempunyai nama semelekete weleh weleh, gerald, arif, mbohh, adam hawa dan black line). Permainan kapal perang ini membutuhkan kerjasama dari setiap anggota kelompok, dan permainan ini merupakan permainan akhir acara.

 

Dari pengamatan acara pada hari Minggu itu, anak-anak terlihat sangat menikmati dan bergembira bersama. Beberapa anak memperoleh teman baru, nampaknya perbedaan latarbelakang mereka tidak menjadi kendala untuk saling membangun pertemanan satu dengan yang lain. Jadi itu dapat menjadi bahan cerita yang dapat diceritakan kembali ke orang tuanya atau teman yang lain.

 

 

*Penulis adalah staf Percik dan pengelola Program KBKS

 

 


 


 


 


 

Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 11 June 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
.

Publikasi

Polling

Darimana anda mengetahui tentang Percik ?
 
© 2017 kampoeng percik
Joomla! est un logiciel libre distribué sous licence GNU/GPL.